Teorema Thevenin
Bagaimana cara mengetahui besarnya arus yang melewati beban
RL berikut ini?
Atau ini?
Pada saat SMA, mungkin diajarkan bagaimana cara mencarinya
dengan melakukan perhitungan yang cukup panjang. Tetapi, apabila beban tersebut
diganti, apakah kita juga harus mencarinya menggunakan cara yang sedemikian
panjang? Apakah tidak ada cara lain? Tentu saja ada! Salah satu cara untuk
melakukan penyederhanaan perhitungan arus adalah dengan menggunakan Teorema
Thevenin. Teorema ini memudahkan kita untuk melakukan perhitungan arus atau
tegangan dengan lebih mudah dan fleksibel (ketika beban diganti).
Apa itu Teorema Thevenin? Teorema Thevenin adalah teorema
yang ditemukan oleh M. L. Thevenin, yaitu berupa penyederhanaan rangkaian yang
rumit sehingga perhitungan menjadi lebih mudah dilakukan.
Rangkaian yang semula seperti ini:
Disederhanakan menjadi:
Bagaimana prosesnya?
Pertama, copot beban RL lalu hitung tegangan pada ab (Vab)
Tegangan Vab akan sama dengan tegangan pada R6, mengapa?
Karena R7 dan R8 tidak mendapatkan arus (rangkaian terbuka), jadi dapat kita
bayankan bahwa R7 dan R8 seperti kawat penghantar. Sehingga, Vab akan sama
dengan 1.818 V. Vab ini selanjutnya kita sebut sebagai Vth (Tegangan Thevenin).
Selanjutnya, kita hubung singkat sumber tegangan lalu hitung hambatan antara
titik a dan b.
Setelah kita hitung, kita akan mendapatkan besarnya R total
rangkaian di atas, sehingga Rab akan sama dengan 27.273k Ω. Rab ini selanjutnya
kita sebut dengan Rth (Hambatan Thevenin).
Setelah kita mendapatkan nilai dari Vth dan Rth, kita dapati
rangkaian menjadi:
Setelah kita mendapatkan rangkaian yang sederhana seperti di
atas, arus yang melewati beban dapat kita hitung dengan mudah walaupun besarnya
beban diganti.
Semoga bermanfaat J
(Maaf kalau tegangannya terlalu kecil :p)
Label: General








0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda