Sabtu, 02 Februari 2013

Teorema Thevenin


Bagaimana cara mengetahui besarnya arus yang melewati beban RL berikut ini?
Atau ini?


Pada saat SMA, mungkin diajarkan bagaimana cara mencarinya dengan melakukan perhitungan yang cukup panjang. Tetapi, apabila beban tersebut diganti, apakah kita juga harus mencarinya menggunakan cara yang sedemikian panjang? Apakah tidak ada cara lain? Tentu saja ada! Salah satu cara untuk melakukan penyederhanaan perhitungan arus adalah dengan menggunakan Teorema Thevenin. Teorema ini memudahkan kita untuk melakukan perhitungan arus atau tegangan dengan lebih mudah dan fleksibel (ketika beban diganti).

Apa itu Teorema Thevenin? Teorema Thevenin adalah teorema yang ditemukan oleh M. L. Thevenin, yaitu berupa penyederhanaan rangkaian yang rumit sehingga perhitungan menjadi lebih mudah dilakukan.
Rangkaian yang semula seperti ini:




Disederhanakan menjadi:


Bagaimana prosesnya?
Pertama, copot beban RL lalu hitung tegangan pada ab (Vab)


Tegangan Vab akan sama dengan tegangan pada R6, mengapa? Karena R7 dan R8 tidak mendapatkan arus (rangkaian terbuka), jadi dapat kita bayankan bahwa R7 dan R8 seperti kawat penghantar. Sehingga, Vab akan sama dengan 1.818 V. Vab ini selanjutnya kita sebut sebagai Vth (Tegangan Thevenin).

Selanjutnya, kita hubung singkat sumber tegangan lalu hitung hambatan antara titik a dan b.


Setelah kita hitung, kita akan mendapatkan besarnya R total rangkaian di atas, sehingga Rab akan sama dengan 27.273k Ω. Rab ini selanjutnya kita sebut dengan Rth (Hambatan Thevenin).

Setelah kita mendapatkan nilai dari Vth dan Rth, kita dapati rangkaian menjadi:


 Setelah kita mendapatkan rangkaian yang sederhana seperti di atas, arus yang melewati beban dapat kita hitung dengan mudah walaupun besarnya beban diganti.
Semoga bermanfaat J

(Maaf kalau tegangannya terlalu kecil :p)






Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda