Rabu, 02 Januari 2013

Sekilas tentang Resistor, Kapasitor, Induktor

Resistor
Michael Pecht dan Pradeep Lall

Resistor adalah perangkat listrik yang fungsi utamanya adalah untuk memberikan perlawanan terhadap aliran arus listrik.Besar perlawanan terhadap aliran arus tersebut disebut resistansi/hambatan dari resistor. Semakin besar nilai resistansinya, semakin besar perlawanan terhadap aliran arus.

Resistansi diukur dalam satuan ohm. Satu ohm adalah resistansi/hambatan yang muncul ketika 1 ampere arus melewati resistor, di saat ujung-ujung resistor tersebut bertegangan 1 volt.

Fungsi-fungsi dari resistor antara lain untuk mengatur bias, mengendalikan penguatan, memperbaiki konstanta waktu, mencocokan dan membebani rangkaian, membagi tegangan, dan menghasilkan panas.


Kapasitor
Glen Ballou


Jika terdapat beda potensial pada dua titik, akan ada medan listrik yang dihasilkan dari pemisahan muatan-muatan yang tidak sama (positif dengan negatif). Kuat medan listrik tergantung pada besarnya muatan-muatan tersebut.

Kapasitansi adalah konsep penyimpanan energi padamedan listrik dan dibatasi oleh luas penampang, bentuk dan jarak pelat pada kapasitor dan juga material penyusun yang memisahkan kedua pelat tersebut.

Saat ada arus yang melewati kapasitor, muncul gaya listrik di antara dua pelat sejajar yang dipisahkan oleh bahan dielektrik. Energi akan tersimpan dan tetap tersimpan bahkan setelah masukannya dihilangkan. Dengan menyambungkan konduktor (resistor,kawat, atau bahkan udara) melewati kapasitor, kapasitor yang telah terisi dapat mendapatkan keseimbangan elektron kembali, yaitu dengan mengeluarkan energi yang telah tersimpan di dalamnya.

Induktor
Glen Ballou

Induktansi digunakan untuk menyimpan energi magnet. energi magnet disimpan selama arus tetap mengalir pada induktor. Pada induktor yang sempurna, arus dari gelombang sinus tertinggal dari tegangannya sebesar 90.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda